Mengagumi Pesona Keindahan Tidak Ada Duanya di Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Puncak Suroloyo Kulon Progo

Kulon Progo dikenal sebagai salah satu daerah dengan pemandangan alam eksotis dan berhasil membuat siapapun ingin berkunjung lagi. Pasti Anda sudah familiar dengan objek wisata Kalibiru, Hutan Mangrove Wanatirta dan Kebun Teh Nglinggo. Kali ini ada satu persembahan lagi yang sayang dilewatkan ketika liburan nanti, yaitu Puncak Suroloyo.

Sebagai titik tertinggi Pegunungan Menoreh, Puncak Suroloyo menghadirkan sebuah panorama alam sekitar yang menakjubkan berupa deretan gunung dan lembah menghijau. Terletak diperbatasan antara Jogja dan Jawa Tengah, dari atas Anda juga bisa melihat Candi Borobudur yang teramat kecil.

Penasaran seperti apa keseruan di Puncak Suroloyo Kulon Progo? Simak informasinya berikut.

Review Puncak Suroloyo Kulon Progo


Alamat : Keceme, Onggosoro, Giritengah, Borobudur, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (56553)
Harga Tiket Masuk : Rp. 5.000 per orang.
Jam Buka : Setiap hari selama 24 jam.

Rute Perjalanan Menuju Puncak Suroloyo


Terdapat dua jalur yang bisa Anda gunakan untuk sampai di obyek wisata ini. Apabila datang dari arah Semarang atau Magelang, silahkan ambil rute Magelang - Muntilan - Jalan Wates - Kalibawang - Suroloyo.

Masih ada satu rute lagi yang bisa dipakai adalah Jalan Godean-Sentolo-Kalibawang. Sedangkan untuk Anda yang datang dari Borobudur, silahkan jalan kaki ke selatan menuju Terminal Samigaluh dan bisa langsung menuju Suroloyo.

Penting untuk diingat, bahwasannya akses jalan ke Puncak Suroloyo mengharuskan Anda melalui jalanan naik turun, tanjakan curam dan kelokan tajam. Sehingga, harus ekstra hati-hati ketika mengarah kesana.

Meskipun jalannya bisa dilewati mobil, namun sayangnya lebar jalan hanya sebatas 3 meter saja. Tergolong sempit untuk kendaran roda empat.

Tantangan dan Pesona Keindahan Puncak Suroloyo


Setibanya di area wisata, pengunjung bisa menyaksikan patung-patung punakawan. Persiapkan tenaga untuk menaklukkan sekitar 290 buah anak tangga. Anda harus berjalan menaiki anak tangga satu per satu, baru kemudian sampai di Puncak Suroloyo setinggi 2000 mdpl

Tidak perlu mengeluh, karena rasa lelah dan usaha Anda langsung terbayar lunas begitu tiba di puncak. Sejauh mata memandang yang ada hanyalah keindahan alam sekitar dan ditemani oleh semilir angin khas dataran tinggi.

Pemandangan yang tersaji seolah-olah membantu Anda melepaskan semua rasa lelah selama perjalanan. Disini terdapat tiga buah gardu pandang yang bernama Sariloyo, Kendran dan Suroloyo. Nikmatilah eksotisme kota Joga dari atas awan.

Dari Puncak Suroloyo, Anda bisa menyaksikan Candi Borobudur lengkap dengan 4 benteng yang gagah. Yaitu Gunung Sumbing, Gunung Merapi, Gunung Merbabu dan Gunung Sindoro. Pemandangan ini bisa dilihat dari gardu Suroloyo. Hal ini tidak mengherankan karena Puncak Suroloyo adalah titik temu ke-empat gunung tadi.

Sementara itu, apabila ingin menyaksikan Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro lebih jelas maka bisa menikmatinya dari gardu Sariloyo. Pada tingkat ke-dua ini nikmatilah bagaimana keasrian dan kemegahan dari dua gunung tersebut.

Gardu tertinggi yang ada di Puncak Suroloyo adalah Gardu Kaendaran. Disana pengunjung bisa melihat birunya Pantai Glagah di Kabupaten Kulonprogo. Duduk santai dan menenangkan pikiran adalah kegiatan terbaik untuk menikmati momen liburan.

Review sebelumnya:

Asalkan Anda tahu, Pemimpin Negeri, Keluarga Keraton dan Kepala Daerah beberapa kota sering datang berkunjung ke Puncak Suroloyo untuk menenangkan diri.

Salah satu legenda Puncak Suroloyo adalah menjadi tempat Sultan Agung Hanyakrakusuma untuk mencari wangsit dan bersemedi. Oleh sebab itu, tidak sedikit orang yang beranggapan bahwasannya lokasi ini mengandung nilai kegunaan religius tinggi.

Terlepas dari legenda tersebut, apa yang disuguhkan Puncak Suroloyo memang sangat mengagumkan. Berburu sunset dan sunrise disini pastinya tidak kalah eksotis. Pada malam hari, pengunjung bisa mencicipi citarasa Kopi Suroloyo.

Biji kopinya diambil dari kebun warga sekitar dan bahkan para petani itu roasting kopinya sendiri. Bercengkrama di alam bebas, menyeruput kopi dan ditemani lautan lampu kota Jogja bisa menjadi momen liburan tidak terlupakan.

Post a Comment

Previous Post Next Post