Menikmati Keindahan Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara dengan Ratusan Spesies Ikan dan Terumbu Karang

Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara

Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara

Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara

Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara

Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara

Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara

Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara

Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara

Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara

Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara

Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara

Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara

Taman Nasional Wakatobi di Sulawesi Utara adalah salah satu tujuan para turis asing ketika berlibur ke Indonesia. Jika Bali terkenal dengan keindahan pantai dan pesona alamnya yang menawan, maka disini Anda bisa memanjakan diri dengan melihat surga bawah laut. Wakatobi merupakan daerah yang memiliki spesies ikan dan terumbu karang terbanyak di dunia. Ia hanya kalah dari ekosistem karang Great Barrier Reef, di Quesland, Australia.

Luas Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara mencapai 13.900 km2 dan menyimpan 942 lebih spesies ikan. Sementara itu, jumlah terumbu karangnya sebanyak 750 dari total 850 koleksi terumbu karang di dunia.

Penasaran ada apa saja di Wakatobi? Yuk baca artikel dibawah sampai habis.
 

Review Taman Nasional Wakatobi


Alamat : Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Utara (Google Maps)
Harga Tiket Masuk : Rp. 160.000 
Jam Buka : 24 Jam

Rute Perjalanan Menuju Taman Nasional Wakatobi


Ada dua pilihan untuk bisa sampai ke lokasi, yaitu menggunakan kapal dan pesawat terbang. Naik kapal membutuhkan waktu lama, namun lebih ekonomis. Sedangkan untuk pesawat terbang bisa lebih cepat, namun harus membayar relatif mahal.

Dari kota Makassar, perjalanan laut dengan kapal membutuhkan waktu selama kurang lebih 10 jam.

Untuk akomodasi pesawat terbang, penerbangan dimulai dari Kendari menuju Wangi-Wangi hanya dilakukan sehari sekali oleh maskapai Wings Air. Penerbangan ini berangkat sekitar pukul 14.45 WITA. Penerbangan ini membutuhkan waktu selama 45 menit saja.

Sebenarnya bisa dari kota Makassar, namun penerbangan membutuhkan waktu sekitar 4 jam dan biayanya dua kali lipat lebih mahal. Sebab, pesawat nantinya transit dahulu ke Kendari dan baru menuju Wang-Wangi.

Menilik Alam Bawah Laut Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara

 
Wakatobi adalah gabungan dari nama ke-empat pulau besar dan cantik yang mengelilinginya taman nasional ini. Yaitu terdiri dari Pulau Wangi-Wangi, Pulau Kaledupa, Pulau Tomia dan Pulau Binongko. Seiring berjalannya waktu, Taman Nasional Wakatobi semakin mendunia dan berhasil mengundang turis asing untuk datang berkunjung ke Indonesia.

Pulau Wangi-Wangi menjadi gerbang utama yang menyambut kedatangan wisatawan di Taman Nasional Wakatobi. Hamparan pasir putih dan kejernihan air laut adalah pembuka keindahan yang mendeskripsikan singkat betapa cantiknya alam sekeliling.

Yang paling terkenal dari Pulau Wangi-Wangi adalah di Tanjung Kapota. Dari sini Anda bisa menyaksikan betapa indahnya sunrise yang disempurnakan oleh sekawanan lumba-lumba melompat kesana-kemari di sekitar kapal. Terumbu karang Onemohute di sini juga sayang untuk dilewatkan.

Setelah puas mengagumi keindahan lautnya, wisatawan bisa melakukan perjalanan sejauh 15 kilometer dari pusat Pulau Wangi-Wangi. Yaitu menuju Desa Tradisional Liya Togo untuk menyaksikan tradisi turun temurun dan rumah-rumah berbahan kayu indah sejak era kerajaan Liya. Benteng-benteng tua bahkan masih bisa disaksikan dengan jelas.

Review sebelumnya:

Selanjutnya, wisatawan pergi ke Pulau Kaledupa untuk merasakan ketenangan. Pantai ini memberikan perpaduan antara hamparan pasir putih, deretan pohon kelapa disekeliling dan kejernihan air laut yang mempesona. Atmosfer ketenangan semakin disempurnakan oleh hutan mangrove yang mengelilinginya.

Disana terdapat pusat penelitian dan olah data miliknya Operation Wallace. Bersantai di Pulau Kaledupa adalah pilihan terbaik, apalagi sambil ditemani suara deburan ombak dan angin sepoi-sepoi khas pantai.

Apabila Anda ingin mengagumi surga bawah laut Taman Nasional Wakatobi Sulawesi Utara, maka bisa lanjutkan petualangan ke Pulau Tomia. Selama 10 tahun terakhir, daerah ini semakin populer sebagai situs selam.

Setidaknya ada 40 situs selam di Pulau Tomia yang sudah dipetakan dan diberi nama. Wajar apabila wisatawan mancanegara bahkan sudah cukup familiar dengannya. Salah satu terumbu karang favorit para penyelam adalah jenis Roma. Terumbu karang ini diambil dari Italia.

Petualangan wisatawan ditutup dengan berkunjung ke Pulau Binongko. Lokasinya memang relatif jauh dari gugusan kepulauan Wakatobi, namun pengalaman melihat keindahan pantai dan proses pengolahan besi tentu menarik buat dicoba.

Di Pulau Binongko ada begitu banyak pandai besi yang terampil, wisatawan bahkan bisa mempelajari langsung pembentukan dan penajaman besi menggunakan teknik tradisional yang sudah diwariskan turun temurun.

Parang dan pisau yang diproduksi masyarakat Pulau Binongko memiliki kualitas unggul dan menjadi salah satu terbaik di Indonesia.

Jadi, kapankah Anda ingin terbang ke Taman Nasional Wakatobi di Sulawesi Utara?

Post a Comment

Previous Post Next Post